Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

SNMPTN atau SBMPTN? Mana yang terbaik?

Jalur seleksi masuk PTN

   Perguruan tinggi adalah sebuah jenjang pendidikan bagi para pelajar setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), meneruskan hingga perguruan tinggi tidak menjadi kewajiban bagi para pelajar karena pendidikan yang diwajibkan pemerintah hanyalah pendidikan 12 tahun atau dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Perguruan tinggi terbagi kedalam dua jenis yaitu perguruan tinggi negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

   Setiap tahunnya animo pelajar cukup tinggi untuk mengikuti ujian penerimaan mahasiswa baru dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, dan untuk PTN sendiri ada dua jalur masuk penerimaan mahasiswa yang paling dinantikan hasilnya yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang berbasis raport dan prestasi akademik, dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang berbentuk seperti Ujian Nasional. SNMPTN ini merupakan jalur yang kata orang-orang "untung-untungan" karena menggunakan nilai raport yang tentu saja standar pemberian nilai di satu sekolah dan sekolah lainnya berbeda. Berbeda dengan SBMPTN dimana semua peserta diberikan soal dengan tingkat kesulitan yang sama meskipun dengan pertanyaan berbeda, seleksi ini dianggap paling bisa menggambarkan kemampuan asli peserta yang bersangkutan.Jumlah peserta SBMPTN tahun 2019 sebanyak 714.652 orang dengan daya tampung 168.742 orang ini berarti ratio nya 1:6 artinya 1 kursi PTN diperebutkan oleh 6 orang.

Peserta sedang melakukan ujian SBMPTN

   Selama ini hasil seleksi melalui jalur raport selalu menjadi perdebatan dikarenakan terkadang nilai raport tidak mencerminkan kualitas asli kemampuan pelajar tersebut, dan setiap sekolah punya kriteria dan standar penilaian yang berbeda oleh karena itu tidak bisa nilai raport dijadikan sebagai acuan kelulusan, dan SBMPTN terasa lebih fair dikarenakan yang menjadi acuan penerimaan adalah nilai asli hasil ujian dan semua peserta dimana semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama dan mengikuti aturan yang sama. Hal tersebut juga pernah disampaikan oleh dosen yang pernah mengajar penulis di semester-semester awal masa kuliah, bahwa kualitas mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN terkadang tidak sesuai dengan kenyataannya, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah dan juga panitia seleksi.

  Pelaksanaan ujian seleksi tertulis tentu bukan hanya dilakukan di indonesia, di negara lain pun para pelajar berlomba-lomba untuk dapat masuk ke universitas-universitas terbaik di negaranya masing-masing, dengan harapan bahwa masa depan mereka akan lebih baik jika mereka dapat menempuh pendidikan di kampus yang memiliki reputasi yang sudah dikenal baik oleh masyarakat. Saat ini indonesia mempunyai dua seleksi ujian tertulis secara nasional yaitu Ujian Nasional untuk kelulusan di tingkat satuan pendidikan dan juga seleksi nasional untuk masuk perguruan tinggi negeri, harusnya kedua ujian ini bisa di integrasikan sehingga para siswa dapat benar-benar fokus dan mudah untuk mengikuti ujian ini, mengingat biasanya SBMPTN hanya bisa dilakukan atau diadakan di pusat ibu kota suatu provinsi maka ini menjadi kendala dan hambatan bagi siswa yang terkendala akses transportasi, selain itu penyatuan ini mengefisienkan anggaran yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan kedua ujian ini.

  Jika ujian nasional dapat di integrasikan dengan SBMPTN maka yang seharunya di hapus adalah standar nilai yang ada di sekolah-sekolah, ini menurut penulis menjadi salah satu pemicu ditemukannya kecurangan pada proses pelaksanaan ujian nasional dan juga ketidaksesuaian kemampuan asli pelajar dengan nilai yang tertera, sehingga ketidaksesuaian tersebut bisa diminimalisir ataupun dihilangkan. karena ketidak adilan akan menghilangkan peluang yang harusnya dimiliki oleh orang lain. justru ketika standar nilai dihilangkan maka pemerintah bisa mendapatkan data yang lebih sesuai dengan keadaan kemampuan pelajar saat ini dan pemerintah bisa membuat kebijakan yang lebih efektif dan akurat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelajar  di indonesia.

Perayaan kelulusan


 Karena menempuh perguruan tinggi negeri mungkin menjadi impian kebanyakan pelajar di indonesia dikarenakan banyak terdapat beasiswa yang dapat diperoleh dan ini menjadi kesempatan yang besar yang bisa dimanfaatkan oleh para pelajar terutama yang secara ekonomi kurang beruntung, oleh karena itu sistem penerimaan harus dibuat lebih adil dan fair dan tentunya berkualitas, sehingga nanti hasil nya pun bisa sesuai dengan yang di harapakan.

Post a Comment for "SNMPTN atau SBMPTN? Mana yang terbaik?"

Berlangganan via Email