Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Tips Berinvestasi Saham Untuk Investor Pemula

Tips berinvestasi saham bagi investor pemula

 Investasi saham akhir-akhir ini sedang digandrungi oleh generasi millenial, terbukti dengan adanya peningkatan jumlah investor yang di dominasi oleh generasi muda, ini tentunya sangat baik bagi indonesia dimana generasi muda sudah mulai tahu dan belajar tentang investasi sejak dini. Berinvestasi di pasar saham sangat menguntungkan, bahkan keuntungannya bisa lebih tinggi dari emas meskipun tentu saja keuntungan yang tinggi akan dibarengi dengan resiko yang tinggi pula. Mungkin ada banyak orang yang sudah tertarik atau sudah membuka rekening saham namun masih bingung bagaimana cara memilih saham yang baik, berikut tips yang bisa dilakukan oleh investor pemula dalam memilih saham.

1. Mulai dengan modal yang kecil

Investasi awal dengan modal kecil

 Jika anda baru pertama kali berinvestasi di pasar saham, sebaiknya jangan menggunakan modal yang besar di awal investasi, disarankan untuk menggunakan modal minimal terlebiih dahulu. Tujuannya apabila salah langkah, kerugian yang diperoleh bisa diminimalisir atau tidak terlalu besar. Gunakanlah proses awal untuk mulai belajar mengenal dunia pasar modal. Anda perlu waktu untuk membaisakan diri dengan aplikasi atau software-software yang digunakan dalam transaksi di pasar saham. Selain itu anda harus belajar untuk menganalisa tentang kondisi kinerja keuangan dan kinerja perusahaan serta harga saham dari suatu emiten agar dapat menentukan apakah suatu saham sudah layak dibeli. Jika semuanya sudah terbiasa silakan secara perlahan mengkatkan modal anda untuk berinvestasi.

2. Beli saham yang punya fundamental yang baik.

Beli saham fundamental baik

 Saham yang memiliki kinerja yang baik biasanya tergolong dalam saham Blue Chip. Ciri-ciri saham Blue chip biasanya sudah dikenal publik, produknya laku dipasaran, tidak banyak utang, manjemennya transparan dan sebagainya. Jangan tergiur untuk membeli saham gorengan yang belum jelas penyebab pergerakan harganya. Kenapa anda harus memilih saham-saham Blue chip?, ketika pasar saham sedang terrkoreksi, saham Blue chip akan ikut terkoreksi, tapi setelah pasar saham pulih dari koreksi biasanya saham-saham Blue chip akan naik terlebih dahulu dibandingkan dengan saham-saham yang lain.

3. Lakukan diversifikasi saham.

Diversifikasi saham

 Belilah beberapa jenis saham untuk membagi resiko. Memiliki banyak jenis saham memiliki tingkat resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan hanya memili satu saham. Jika satu saham kinerjanya sedang menurun kemungkinan akan ada saham lain yang akan naik. Seperti satu quote yang terkenal di dunia saham "Dont put all your eggs in one basket".

4. Belajar untuk menganalisa saham.

Menganalisa saham

 Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa anda perlu untuk menganalisa sebelum anda memutuskan untuk menjual atau membeli saham. Ada dua cara atau teknik yang umumnya digunakan untuk menganalisa saham yaitu analisa teknikal atau analisa fundamental. Analisa fundamental cendereung berpaku pada kinerja atau rasio-rasio kinerja atau keuangan sebuah perusahaan, sedangkan analisa teknikal menganalisa pola pergerakan harga suatu saham.

5. Fokus untuk berinvestasi jangka panjang.

Fokus investasi jangka panjang

 Pasar saham adalah suatu instrumen investasi yang memiliki resiko tinggi untuk jangka pendek karena pergerakan harganya yang sangat fluktuatif, dan akan lebih aman jika anda berinvestasi secara jangka panjang. Semakin lama waktu investasi maka semakin besar keuntungan yang didapatkan. Berdasarkan catatan sejarah atau history pasar saham peluang untuk mendapatkan keuntungan di pasar saham mencapai 12,9% (Persentase imbal hasil IHSG dalam jangka panjang).

6. Lakukan analisis dan review portofolio secara berkala.

Review portofolio secara berkala

 Lakukan review terhadap portofolio anda secara berkala bisa 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan sekali. Jika dirasa ada salah satu saham yang kinerja nya kurang bagus, misalnya produk gagal dipasaran, merugi atau sebagainya, anda bisa menjual lalu menggantinya dengan saham yang lebih bagus kinerja dan harganya.

 Dengan menerapkan langkah-langkah diatas peluang keuntungan yang akan anda dapatkan dipasar modal bisa menjadi lebih besar. Happy investing future investor!

Post a Comment for "Tips Berinvestasi Saham Untuk Investor Pemula"